Masukkan Password
09 Operator & Operand JavaScript
Lecture ini adalah pengantar sebelum masuk ke berbagai operator JavaScript. Kelihatannya sederhana, tetapi istilah operator, operand, unary, binary, dan ternary sangat penting karena nanti hampir semua kode JavaScript akan banyak menggunakan operator.
Kita bahas pelan-pelan.
1. Apa itu Operator?
Secara sederhana:
Operator adalah simbol yang digunakan untuk melakukan suatu operasi terhadap satu atau beberapa nilai.
Contohnya:
2 + 5
Di sini ada simbol:
+
Simbol + adalah operator.
Operator tersebut melakukan operasi:
2 ditambah 5
Hasilnya:
7
Jadi bisa dibayangkan:
2 + 5
↑ ↑ ↑
| | |
| | operand
| operator
operand
2. Apa itu Operand?
Kalau operator adalah alat untuk melakukan operasi, maka operand adalah nilai yang dikenai/digunakan oleh operator.
Contoh:
2 + 5
+→ operator2→ operand5→ operand
Karena operator + bekerja terhadap 2 dan 5.
Bisa kita gambarkan:
operand operator operand
↓ ↓ ↓
2 + 5
└──────────┴───────────┘
operasi
↓
7
Jadi:
Operand = sesuatu yang dioperasikan oleh operator.
3. Analogi Sederhana: Kalkulator
Bayangkan kamu menggunakan kalkulator.
Kamu memasukkan:
10 + 20
Anggap:
10= bahan pertama20= bahan kedua+= alat/operasi yang digunakan30= hasil
Dalam JavaScript:
10 + 20
↑ ↑ ↑
operand operator operand
4. Operator Tidak Selalu Menggunakan 2 Operand
Nah, ini bagian penting dari lecture.
Jumlah operand yang digunakan operator bisa berbeda.
JavaScript mengelompokkan operator berdasarkan berapa banyak operand yang dioperasikan:
- Unary operator → 1 operand
- Binary operator → 2 operand
- Ternary operator → 3 operand
Mari kita bahas satu per satu.
5. Unary Operator
Unary berarti operator bekerja terhadap satu operand.
Contoh dari lecture:
let x = 5;
x = -x;
Perhatikan:
-x
Operatornya:
-
Operandnya hanya:
x
Jadi:
- x
↑ ↑
operator operand
Hanya ada 1 operand.
Maka - dalam kasus ini disebut:
Unary operator
Hasilnya:
x = 5
↓
-x
↓
-5
6. Kenapa - Bisa Disebut Unary?
Karena operator - mempunyai dua kemungkinan penggunaan.
Penggunaan pertama: unary
-x
Hanya ada satu operand:
-x
↑
x
Artinya:
Ambil nilai
x, kemudian jadikan negatif.
Misalnya:
let x = 5;
console.log(-x);
Hasil:
-5
7. - juga Bisa Menjadi Binary Operator
Sekarang lihat:
20 - 5
Di sini - mempunyai dua operand:
20 - 5
↑ ↑
operand operand
Jadi:
20 - 5
↑
operator
Operator - bekerja terhadap:
- operand kiri =
20 - operand kanan =
5
Hasil:
15
Karena menggunakan dua operand, maka - di sini adalah:
Binary operator
8. Jadi - Bisa Unary dan Binary
Ini poin yang sangat penting dari lecture.
Simbol yang sama:
-
bisa memiliki peran berbeda tergantung penggunaannya.
Unary
-5
Satu operand:
- 5
↑ ↑
op operand
→ Unary operator.
Binary
20 - 5
Dua operand:
20 - 5
↑ ↑ ↑
op op op
→ Binary operator.
9. Contoh lain agar semakin jelas
Perhatikan:
let x = 10;
console.log(-x);
-x adalah unary.
Sekarang:
let x = 10;
let y = 3;
console.log(x - y);
x - y menggunakan dua operand.
Jadi - adalah binary.
10. Tidak Semua Operator Bisa Unary
Ini juga penting.
Lecture memberikan contoh:
30 * 2
Operator:
*
adalah multiplication/perkalian.
Operator * membutuhkan dua operand:
30 * 2
↑ ↑ ↑
A * B
Tidak masuk akal kalau hanya:
*30
JavaScript akan menganggapnya sebagai syntax yang tidak valid dalam konteks tersebut.
Jadi * adalah:
Binary operator
11. Kenapa *30 tidak bisa?
Karena * membutuhkan sesuatu di kiri dan kanan.
Contoh valid:
10 * 30
Ada:
10 → operand kiri
* → operator
30 → operand kanan
Tetapi:
*30
hanya punya:
* → operator
30 → operand
Tidak ada operand di sebelah kiri.
Jadi struktur operasinya tidak lengkap.
12. Perbandingan - dan *
| Operator | Unary? | Binary? |
|---|---|---|
- | ✅ | ✅ |
* | ❌ | ✅ |
Contoh -:
-x
→ unary
20 - 5
→ binary
Contoh *:
20 * 5
→ binary
*5
→ ❌ tidak valid
13. Binary Operator
Sekarang kita fokus ke istilah binary.
Binary operator adalah operator yang bekerja terhadap dua operand.
Contoh:
10 + 20
Ada:
10 → operand pertama
+ → operator
20 → operand kedua
Jadi + adalah binary operator dalam contoh tersebut.
Contoh lainnya:
10 - 5
10 * 5
10 / 5
Semuanya menggunakan dua operand.
14. Binary Bukan Berarti “Operator Binary Saja”
Ini juga penting.
Ketika kita mengatakan:
+
adalah binary operator pada:
10 + 20
kita sedang menjelaskan cara operator itu digunakan dalam expression tersebut.
Nanti kamu akan belajar bahwa beberapa operator bisa memiliki perilaku berbeda tergantung konteks.
Contoh +:
10 + 20
hasil:
30
Tetapi:
"10" + "20"
hasil:
"1020"
Kenapa?
Karena JavaScript mempunyai aturan khusus untuk operator +.
Ini akan dibahas lebih jauh ketika masuk arithmetic operators dan type coercion.
15. Ternary Operator
Sekarang bagian ketiga.
Ternary berarti menggunakan tiga operand.
JavaScript mempunyai operator ternary dengan bentuk:
condition ? value1 : value2
Contoh:
let age = 20;
let result = age >= 18 ? "Adult" : "Minor";
Di sini operator ternary menggunakan tiga bagian utama:
condition
?
value1
:
value2
Secara konsep:
age >= 18
?
┌─────┴─────┐
"Adult" "Minor"
Kalau condition benar → "Adult"
Kalau condition salah → "Minor"
16. Kenapa Disebut Ternary?
Karena ada tiga operand yang terlibat dalam operator tersebut.
Misalnya:
age >= 18 ? "Adult" : "Minor"
Kita bisa melihatnya sebagai:
1. age >= 18
2. "Adult"
3. "Minor"
Jadi disebut:
Ternary operator
Catatan: secara sintaks operatornya menggunakan dua simbol ? dan :, tetapi keseluruhan konstruksi tersebut adalah satu ternary operator.
17. Jangan Bingung dengan “Jumlah Simbol”
Misalnya:
age >= 18 ? "Adult" : "Minor"
Kamu mungkin berpikir:
“Bukankah ada
?dan:? Berarti dua operator?”
Untuk pembelajaran sekarang, anggap:
condition ? value1 : value2
sebagai satu operator ternary yang memiliki tiga operand.
18. Ringkasan Unary, Binary, Ternary
Cara paling gampang mengingat:
UNARY
↓
1 operand
Contoh:
-x
BINARY
↓
2 operand
Contoh:
x - 5
TERNARY
↓
3 operand
Contoh:
age >= 18 ? "Adult" : "Minor"
19. Gambaran Visual
UNARY
operator
↓
- x
↑
operand
BINARY
operand operator operand
↓ ↓ ↓
10 + 20
TERNARY
operand 1
↓
condition
?
/ \
operand 2 operand 3
↓ ↓
"Adult" "Minor"
20. Operator Bisa Menghasilkan Result
Lecture juga mengatakan operator melakukan operasi dan menghasilkan result.
Contoh:
2 + 5
Prosesnya:
2 + 5
↓
operator melakukan operasi
↓
7
Jadi:
let result = 2 + 5;
Expression:
2 + 5
menghasilkan:
7
Kemudian 7 disimpan ke:
result
21. Hubungannya dengan Materi Sebelumnya
Ini sebenarnya nyambung langsung dengan materi expression yang baru kamu pelajari.
Misalnya:
let x = 30 + 40;
Kita sudah tahu:
30 + 40
adalah expression.
Sekarang kita tahu lebih detail:
30 + 40
↑ ↑
operand
dan:
+
adalah operator.
Karena + bekerja pada dua operand:
30 + 40
↑ ↑
operand operand
maka + di sini adalah binary operator.
Jadi beberapa materi mulai saling terhubung:
Expression
↓
30 + 40
↓ ↓
operand
+
operator
Expression tersebut menghasilkan:
70
22. Jenis-Jenis Operator di JavaScript
Lecture juga mengatakan bahwa nanti kamu akan mempelajari beberapa kelompok operator.
Secara umum, kamu akan bertemu dengan:
1. Arithmetic operators
Untuk operasi matematika:
+
-
*
/
%
**
Contoh:
10 + 5
10 - 5
10 * 5
10 / 5
2. Assignment operators
Untuk memberikan/mengubah nilai variable.
Contoh:
let x = 10;
Operator:
=
Nanti ada juga:
+=
-=
*=
/=
3. Comparison operators
Untuk membandingkan nilai.
Contoh:
10 > 5
Hasilnya:
true
Operator lainnya:
>
<
>=
<=
==
===
!=
!==
4. Logical operators
Untuk logika:
&&
||
!
Contoh:
age >= 18 && hasID
5. Ternary operator
Untuk conditional expression sederhana:
condition ? value1 : value2
23. Kenapa Operator JavaScript Perlu Dipelajari dengan Serius?
Lecture memberikan peringatan yang bagus:
Jangan menganggap operator JavaScript pasti bekerja persis seperti di bahasa pemrograman lain.
Ini penting.
Misalnya kamu sudah pernah belajar Python, Java, C++, atau bahasa lain.
Kamu mungkin sudah tahu:
+
-
*
/
Tetapi JavaScript memiliki aturan dan perilaku tertentu yang khas.
Contoh yang sangat penting adalah +.
10 + 20
hasil:
30
Tetapi:
"10" + 20
hasil:
"1020"
Karena JavaScript dapat melakukan type coercion.
Ini nyambung dengan materi sebelumnya yang sudah kamu pelajari tentang dynamic typing dan type coercion.
24. Contoh Operator + Type Coercion
Misalnya:
let age = 28;
console.log("Age: " + age);
age adalah:
Number
Sedangkan:
"Age: "
adalah:
String
JavaScript kemudian melakukan coercion sehingga hasilnya menjadi:
"Age: 28"
Jadi operator tidak bisa dipelajari hanya dengan menghafal simbolnya.
Kita juga harus memahami:
Bagaimana JavaScript memperlakukan operand yang digunakan oleh operator tersebut.
25. Cara Berpikir Saat Melihat Operator
Mulai sekarang kalau kamu melihat kode seperti:
a + b
jangan cuma berpikir:
“
+berarti tambah.”
Biasakan bertanya:
Pertanyaan 1
Apa operatornya?
+
Pertanyaan 2
Apa operand-nya?
a
b
Pertanyaan 3
Ada berapa operand?
2
Maka:
Binary operator
Pertanyaan 4
Apa tipe operand-nya?
Misalnya:
a = 10
b = 20
→ Number + Number.
Tetapi kalau:
a = "10"
b = 20
→ String + Number.
Nah, hasilnya bisa berbeda.
26. Contoh Bedah Lengkap
Perhatikan:
let x = 10;
let y = 20;
let result = x + y;
Baris:
x + y
Kita bedah:
x + y
↑ ↑ ↑
│ │ │
│ │ operand
│ operator
operand
Jumlah operand:
2
Jadi + adalah binary operator.
Hasil:
30
Kemudian:
let result = x + y;
adalah statement yang menggunakan expression:
x + y
Jadi materi-materi sebelumnya benar-benar mulai tersambung.
27. Kesalahan yang Sering Terjadi
❌ Menganggap operand selalu angka
Tidak.
Operand bisa berupa banyak jenis nilai.
Contoh:
10 + 20
Operand-nya angka.
Tapi:
"Hello" + " World"
operand-nya string.
Bahkan:
x + y
operand-nya berupa variable/expression.
❌ Menganggap - selalu binary
Tidak.
-x
→ unary.
x - 5
→ binary.
❌ Menganggap semua operator bisa digunakan dengan satu operand
Tidak.
Misalnya:
*5
tidak valid sebagai penggunaan multiplication operator.
* membutuhkan dua operand:
5 * 2
28. Cheat Sheet
| Istilah | Arti mudah | Contoh |
|---|---|---|
| Operator | Simbol yang melakukan operasi | + |
| Operand | Nilai yang dikenai operator | 10 pada 10 + 20 |
| Unary | Operator dengan 1 operand | -x |
| Binary | Operator dengan 2 operand | x + y |
| Ternary | Operator dengan 3 operand | x > 10 ? "A" : "B" |
29. Cara Mengingat dengan Angka
Ini bagian paling gampang:
UNI = ONE
↓
1 operand
BI = TWO
↓
2 operand
TER = THREE
↓
3 operand
Jadi:
Unary → 1
Binary → 2
Ternary → 3
Kalau kamu melihat kata unary/binary/ternary, langsung pikirkan:
“Ada berapa operand yang digunakan?”
30. Inti Lecture Ini
Kalau diringkas dari seluruh lecture:
OPERATOR
↓
melakukan operasi
↓
terhadap OPERAND
↓
menghasilkan RESULT
Contoh:
2 + 5
2 → operand
+ → operator
5 → operand
↓
hasil = 7
Kemudian berdasarkan jumlah operand:
1 operand → Unary
2 operand → Binary
3 operand → Ternary
Contoh:
-x
→ Unary
x + y
→ Binary
age >= 18 ? "Adult" : "Minor"
→ Ternary
Dan satu hal yang sangat penting untuk materi berikutnya:
Jangan hanya menghafal simbol operator. Pahami juga tipe operand dan aturan JavaScript terhadap operand tersebut, karena hasil operator di JavaScript kadang berbeda dari apa yang mungkin kamu harapkan dari bahasa pemrograman lain.
🧠 Kalimat kunci untuk diingat
Operator = yang melakukan operasi. Operand = yang dikenai operasi. Unary = 1 operand. Binary = 2 operand. Ternary = 3 operand.
Setelah ini, ketika masuk ke Arithmetic Operators, kamu akan mulai melihat operator seperti +, -, *, /, %, dan ** secara lebih detail.