Masukkan Password
01 1.0 Introduction to Dart programming language and Basic Programs | Learn Dart language | Dart Course
Materi yang kamu kirim sebenarnya membahas pengenalan bahasa pemrograman Dart dan program-program dasar Dart. Ada beberapa hasil transkripsi yang salah dengar, misalnya “do/dot” yang sebenarnya Dart, “fletter” = Flutter, dan “hello word” = Hello World.
Berikut penjelasannya dari awal dengan bahasa yang mudah dipahami.
1. Apa itu Dart?
Dart adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google.
Dart banyak digunakan untuk membuat aplikasi, terutama dengan framework Flutter.
Dengan Dart + Flutter, kita bisa membuat aplikasi untuk:
- 📱 Android
- 🍎 iOS
- 🌐 Web
- 💻 Desktop
Dart termasuk bahasa pemrograman object-oriented (berorientasi objek).
Kalau kamu pernah belajar bahasa seperti Java, C++, atau bahasa lain yang menggunakan konsep OOP, sintaks Dart akan terasa cukup familiar.
Contohnya, Dart menggunakan:
void main() {
print("Hello World");
}
Sekilas bentuknya memang mirip dengan bahasa seperti Java atau C++.
2. Struktur paling dasar program Dart
Setiap program Dart yang sederhana biasanya dimulai dari fungsi:
void main() {
}
Mari kita pecah.
void
void menunjukkan bahwa fungsi tersebut tidak mengembalikan nilai.
main()
main() adalah fungsi utama yang menjadi titik awal program.
Artinya, ketika program dijalankan, Dart akan mulai mengeksekusi kode dari main().
{ }
Kurung kurawal digunakan untuk menentukan isi dari fungsi.
Jadi:
void main() {
print("Hello World");
}
bisa dibaca:
“Buat fungsi utama bernama
main, kemudian jalankan perintah yang ada di dalamnya.”
3. Menampilkan tulisan dengan print()
Untuk menampilkan sesuatu ke layar/console, kita menggunakan:
print();
Contohnya:
void main() {
print("Hello World");
}
Output:
Hello World
print() bisa digunakan untuk mencetak berbagai macam data.
Misalnya:
void main() {
print("Ahmad");
print(22);
print(10 + 20);
}
Output:
Ahmad
22
30
Jadi print() tidak hanya untuk teks.
4. String dalam Dart
String adalah data berupa teks.
Contohnya:
"Hello World"
atau:
'Hello World'
Dart mendukung double quotation:
print("Hello World");
dan single quotation:
print('Hello World');
Keduanya bisa digunakan.
Jadi:
print("Ahmad");
dan:
print('Ahmad');
sama-sama benar.
Kapan menggunakan ' ' atau " "?
Untuk pemula, pilih salah satu gaya dan gunakan secara konsisten.
Misalnya selalu:
print("Hello");
5. Melakukan operasi matematika
Dart juga bisa digunakan untuk melakukan operasi aritmatika.
Contohnya:
void main() {
print(10 + 20);
}
Output:
30
Kita juga bisa menggunakan operasi lainnya.
Penjumlahan
print(10 + 20);
Hasil:
30
Pengurangan
print(20 - 10);
Hasil:
10
Perkalian
print(10 * 5);
Hasil:
50
Pembagian
print(20 / 5);
Hasil:
4
Jadi print() juga bisa langsung digunakan untuk menampilkan hasil perhitungan.
6. Apa itu variabel?
Bagian selanjutnya mulai memperkenalkan variable (variabel).
Sederhananya, variabel adalah tempat untuk menyimpan sebuah nilai.
Misalnya kita mempunyai nama:
Ahmad
Daripada langsung menulis:
print("Ahmad");
kita bisa menyimpannya ke dalam variabel:
var name = "Ahmad";
Kemudian:
print(name);
Output:
Ahmad
Jadi:
var name = "Ahmad";
berarti:
Buat variabel bernama
namedan simpan nilai"Ahmad"di dalamnya.
7. Contoh variabel sederhana
Misalnya:
void main() {
var name = "Ahmad";
var age = 22;
print(name);
print(age);
}
Output:
Ahmad
22
Di sini kita memiliki dua variabel:
var name = "Ahmad";
dan:
var age = 22;
Variabel name menyimpan teks.
Variabel age menyimpan angka.
8. Memasukkan variabel ke dalam String
Ini adalah salah satu bagian penting dari materi.
Misalnya kita memiliki:
var name = "Ahmad";
Kemudian kita ingin menampilkan:
My name is Ahmad
Kita bisa melakukan:
print("My name is $name");
Perhatikan:
$name
Tanda $ digunakan untuk memasukkan nilai variabel ke dalam String.
Jadi Dart akan mengganti:
$name
dengan isi dari variabel name.
Kalau:
var name = "Ahmad";
maka:
print("My name is $name");
menghasilkan:
My name is Ahmad
9. Menggunakan lebih dari satu variabel
Misalnya kita mempunyai:
var name = "Ahmad";
var age = 22;
Kita bisa menulis:
print("My name is $name and my age is $age");
Hasilnya:
My name is Ahmad and my age is 22
Ini disebut string interpolation, yaitu memasukkan nilai variabel ke dalam String.
Contoh lain:
var name = "Budi";
var city = "Madiun";
print("My name is $name and I live in $city");
Output:
My name is Budi and I live in Madiun
10. Kenapa menggunakan variabel?
Bayangkan kita tidak menggunakan variabel.
print("Ahmad");
print("Ahmad");
print("Ahmad");
print("Ahmad");
Kalau nama tersebut ingin diubah menjadi "Budi", kita harus mengubah semuanya satu per satu.
Dengan variabel:
var name = "Ahmad";
print(name);
print(name);
print(name);
print(name);
Kita cukup mengubah:
var name = "Budi";
Semua penggunaan name akan menggunakan nilai baru.
Karena itu variabel sangat penting dalam pemrograman.
11. Cara menjalankan program Dart
Materi tersebut menjelaskan beberapa cara menjalankan program Dart.
Cara 1 — DartPad
Ada layanan online bernama DartPad.
Dengan DartPad, kita bisa menulis dan menjalankan kode Dart langsung melalui browser tanpa harus melakukan instalasi Dart secara manual.
Contohnya:
void main() {
print("Hello World");
}
Kemudian klik tombol Run.
Program akan dijalankan dan hasilnya muncul di bagian output.
Kelebihan DartPad
- Tidak perlu instalasi
- Cocok untuk pemula
- Bisa langsung mencoba kode
- Praktis untuk latihan kecil
Kekurangan
Karena berbasis online, kita membutuhkan koneksi internet.
12. Menggunakan Flutter SDK
Kalau tujuan akhirnya adalah belajar Flutter, biasanya kita akan menginstal Flutter SDK.
Flutter menggunakan Dart sebagai bahasa pemrogramannya.
Jadi ketika belajar Flutter, kamu juga perlu memahami Dart.
Hubungannya secara sederhana:
Dart
↓
Bahasa pemrograman
Flutter
↓
Framework untuk membuat aplikasi
Dart + Flutter
↓
Membuat aplikasi Android, iOS, Web, Desktop
Karena itu, mempelajari Dart terlebih dahulu merupakan langkah yang bagus sebelum masuk lebih jauh ke Flutter.
13. Menjalankan Dart menggunakan VS Code
Materi juga menggunakan Visual Studio Code (VS Code) sebagai code editor.
Alurnya kurang lebih:
Buat file Dart
↓
Tulis kode
↓
Simpan file
↓
Jalankan program
↓
Lihat output
Misalnya membuat file:
practice.dart
Kemudian isi:
void main() {
print("Hello World");
}
14. Menjalankan Dart melalui Terminal
Jika file berada di Desktop dan namanya:
practice.dart
kita bisa masuk ke folder tersebut melalui terminal.
Kemudian menjalankan:
dart practice.dart
Jika programnya:
void main() {
print("Hello World");
}
hasilnya:
Hello World
Jadi terminal juga bisa digunakan untuk menjalankan program Dart.
15. Menjalankan dari VS Code
VS Code juga dapat digunakan untuk menjalankan program melalui extension Dart.
Setelah extension yang diperlukan terpasang, kita dapat menjalankan program langsung dari editor.
Secara konsep:
VS Code
↓
File .dart
↓
Run
↓
Program dijalankan
↓
Output
Untuk belajar Dart dan Flutter, VS Code memang merupakan salah satu pilihan yang populer.
16. Android Studio
Selain VS Code, kita juga bisa menggunakan Android Studio.
Android Studio banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi Android dan Flutter.
Untuk belajar Dart saja, VS Code biasanya terasa lebih ringan dan sederhana.
Sedangkan untuk pengembangan Flutter, keduanya bisa digunakan.
Jadi pilihan editornya tidak harus satu.
Kamu bisa menggunakan:
- VS Code
- Android Studio
- IDE/editor lain yang mendukung Dart
Untuk pemula, VS Code sering terasa lebih sederhana karena tampilannya relatif ringan.
17. Program lengkap dari materi
Sekarang kita gabungkan semua konsep yang sudah dibahas.
void main() {
print("Hello World");
print(10 + 20);
var name = "Ahmad";
var age = 22;
print(name);
print(age);
print("My name is $name");
print("My name is $name and my age is $age");
}
Output kira-kira:
Hello World
30
Ahmad
22
My name is Ahmad
My name is Ahmad and my age is 22
Perhatikan bagaimana program tersebut berkembang.
Awalnya:
print("Hello World");
Kemudian kita belajar operasi:
print(10 + 20);
Kemudian variabel:
var name = "Ahmad";
var age = 22;
Kemudian menggunakan variabel dalam String:
print("My name is $name and my age is $age");
18. Gambaran materi yang akan dipelajari
Dari video tersebut, kursus dibagi menjadi beberapa materi dasar.
Urutannya kurang lebih:
Dart Basics
│
├── Introduction
│
├── Basic Programs
│
├── Variables
│
├── Data Types
│
├── Comments
│
├── Operators
│
├── User Input
│
├── String
│
└── Exercise
Jadi video yang kamu kirim baru pengenalan.
Belum masuk terlalu dalam ke variabel, tipe data, operator, dan sebagainya.
19. Hal-hal penting yang perlu kamu pahami
Kalau kamu baru mulai belajar Dart, jangan mencoba menghafalkan semuanya sekaligus. Pahami dulu konsep berikut:
① main()
Program dimulai dari:
void main() {
}
② print()
Digunakan untuk menampilkan sesuatu:
print("Hello");
③ String
Teks ditulis menggunakan tanda kutip:
"Hello"
atau:
'Hello'
④ Variabel
Digunakan untuk menyimpan nilai:
var name = "Ahmad";
⑤ Angka
Contohnya:
var age = 22;
⑥ String interpolation
Memasukkan variabel ke dalam String:
print("My name is $name");
20. Kesimpulan sederhana
Kalau disederhanakan, inti video tersebut adalah:
Dart adalah bahasa pemrograman dari Google yang salah satu penggunaan utamanya adalah sebagai bahasa untuk Flutter.
Program Dart paling dasar:
void main() {
print("Hello World");
}
Untuk menyimpan data kita menggunakan variabel:
var name = "Ahmad";
var age = 22;
Untuk menampilkan variabel:
print(name);
Untuk menggabungkan variabel dengan teks:
print("My name is $name and my age is $age");
Dan untuk perhitungan:
print(10 + 20);
menghasilkan:
30
Urutan belajar yang bagus setelah materi ini: pahami var dan tipe data (String, int, double, bool) → operator → input pengguna → kondisi → perulangan → function → collection → OOP → baru masuk lebih dalam ke Flutter.
Kalau kamu mau, saya juga bisa membuat gambar/diagram alur Dart dari main() → variabel → print() → output agar materi ini lebih mudah diingat.